OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DENGAN PEMBUATAN TAMAN TOGA SEBAGAI BENTUK GREEN ECONOMY BERBASIS PERTANIAN BERKELANJUTAN

  • Ati Yuniati
    Fakultas Hukum Universitas Lampung
  • Sepriyadi Adhan S
    Fakultas Hukum Universitas Lampung
  • Muhammad Daffa Safero
    Universitas Lampung
  • Alfulan Nur Sanjaya
    Universitas Lampung
  • Aisah Atnia Zulaikha
    Universitas Lampung
  • Fadia khairunnisa
    Universitas Lampung
  • Rafly Ghanyy
    Universitas Lampung
  • Miranda
    Universitas Lampung
  • Ricardo Herendra
    Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jss.v9i3.615
Keywords Tanaman Obat, diversifikasi, ekologi
Abstract Views (Last 12 Months)
142 Abstract Views
102 Downloads

Abstract

Pembuatan Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dilatarbelakangi oleh pemanfaatan lahan yang masih kurang optimal di sekitar masyarakat setempat. Program kerja ini mengambil konsep pertanian yang berkelanjutan serta Green Economy yang dapat atau mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan dalam rangka menunjang ekonomi, sosial, dan lingkungan secara efisien. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan cara memfasilitasi masyarakat Desa Bali Sadhar Selatan untuk dapat menganalisis permasalahan ekonomi skala rumah tangga yang dialami oleh masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di pekarangan balai kampung dengan mengikutsertakan beberapa anggota kelompok PKK Desa Bali Sadhar Selatan. Sebelum pelaksanaan kegiatan, dilakukan rangkaian persiapan seperti survei lokasi, pemilihan bibit, pembuatan media tanam dan persiapan bibit, serta pembuatan papan penanda. Data-data kegiatan ini dianalisis secara deskriptif untuk menjawab masalah atau tujuan pengabdian. Pembuatan taman TOGA di atas pekarangan atau lahan sempit berbasis pertanian berkelanjutan sebagai bentuk implementasi Green Economy ternyata dapat menguntungkan masyarakat dari segi ekonomi, ekologi, dan sosial secara berkelanjutan karena tanaman TOGA merupakan komoditas yang dalam perawatannya tidak memerlukan banyak biaya yang disebabkan dari dalam tubuhnya terdapat senyawa yang dapat menolak hama sehingga tidak perlu mengeluarkan dana untuk membeli pestisida.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Suryani, S., Nurjasmi, R., & Fitri, R. 2020). Pmanfaatan lahan sempit perkotaan untuk kemandirian pangan keluarga. Jurnal Ilmiah Respati. 11(2: 93-102.

Sugito, S., Susilowati, S., dan Al Kholif, M. 2017. Strategi pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman obat keluarga (TOGA). Jurnal Penamas Adi Buana. 2(2): 1-8.

Savitri, A. 2016. Tanaman Ajaib Basmi Penyakit dengan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Mengenali Ragam dan Khasiat TOGA Meramu Jamu Tradisional/ Herbal dengan TOGA. Bibit Publisher. Depok.

Kristianto, A. H. 2020. Sustainable Development Goals (SDGs) Dalam Konsep Green Economy Untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas Berbasis Ekologi. Business, Economics and Entrepreneurship. 2(1): 27-38.

Pratiwi, G., Widyastuti, H., Purnama, A. R., Fauziyah, N. N., Fauzan, L., dan Raharti, R. 2022. Implementasi Konsep Green Economy dalam Pengembangan Desa dan Kelestarian Lingkungan di Desa Donokerto. In PROSIDING Seminar Nasional Hasil Pengabdian (SNHP).

Pamungkas, O. S. 2017. Bahaya paparan pestisida terhadap kesehatan manusia.

Bioedukasi, 14(1): 27-31.

Cover
Published
2025-11-28
How to Cite
Yuniati, A., Adhan S, S., Safero, M. D., Sanjaya, A. N., Zulaikha, A. A., khairunnisa, F., … Herendra, R. (2025). OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DENGAN PEMBUATAN TAMAN TOGA SEBAGAI BENTUK GREEN ECONOMY BERBASIS PERTANIAN BERKELANJUTAN. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan, 9(3), 191–195. https://doi.org/10.23960/jss.v9i3.615