PEMBERDAYAAN DIGITAL UNTUK PARIWISATA: WORKSHOP CANVA DAN CAPCUT BAGI PEMUDA KARANG TARUNA

  • Riza Muhida
    Universitas Bandar Lampung
  • Haris Murwadi
    Universitas Bandar Lampung
  • Okta Ainita
    Universitas Bandar Lampung
  • Sri Ratna Sulistiyanti
    Universitas Lampung
  • Dyah Indriana Kusumastuti
    Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jss.v9i1.572
Keywords pelatihan, karang taruna, media sosial, canva, capcut, pariwisata
Abstract Views (Last 12 Months)
153 Abstract Views
130 Downloads

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota Karang Taruna di Pekon Sukabaru, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, dalam mempromosikan pariwisata lokal melalui media sosial. Pelatihan ini difokuskan pada penggunaan aplikasi Canva dan CapCut sebagai alat bantu untuk membuat konten visual dan video yang menarik. Metode yang digunakan meliputi sesi pre-test lisan, penyampaian materi, praktik langsung, dan post-test lisan untuk mengevaluasi peningkatan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pembuatan konten digital. Sebanyak 65% peserta mampu menghasilkan poster dan video yang siap digunakan untuk promosi wisata. Selain itu, peserta juga menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh dalam memajukan pariwisata daerah. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil memberdayakan komunitas lokal dalam meningkatkan daya tarik wisata melalui media sosial, serta berpotensi memperkuat perekonomian lokal. Disarankan agar pelatihan lanjutan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dilakukan untuk mendukung keberlanjutan program ini.

Downloads

Download data is not yet available.
Cover
Published
2025-03-10
How to Cite
Muhida, R., Murwadi, H., Ainita, O., Sulistiyanti, S. R., & Kusumastuti, D. I. (2025). PEMBERDAYAAN DIGITAL UNTUK PARIWISATA: WORKSHOP CANVA DAN CAPCUT BAGI PEMUDA KARANG TARUNA. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan, 9(1), 37–41. https://doi.org/10.23960/jss.v9i1.572